003, Edisi Rabu 22 April 2026
003, Edisi Rabu 22 April 2026
RENUNGAN HARIAN SAMARIA 2026
No: 003, Edisi Rabu 22 April 2026
Oleh: Pdt. Benyamin Bunga', S.Th
SERI 1> thema: PELAYANAN DAN PENDERITAAN SEORANG HT DAN ANAK-ANAK TUHAN
Nas bacaan: Kol 1:24-29; 2:1-5
Shalom, selamat pagi semuanya, semoga hari ini menjadi hari yang menyenangkan bagi kita semua.
Puji Tuhan, saya lanjutkan renungan harian pada bagian kedua dari thema di atas.
APAKAH TUGAS UTAMA SEORANG PELAYAN TUHAN?Pada nas bacaan kita (Kol 1:25-27), ada beberapa hal dan juga kita dapat mengembangkannya berdasarkan tulisan para nabi dan rasul-rasul.
Yang Pertama: Meneruskan firman Allah (Kol 1:25).
Firman adalah perkataan yang keluar dari mulut Allah yang disampaiakan melalui nabi-nabi-Nya dan rasul-rasul-Nya. Allah berbicara melaui berbagai cara (Ibr 1:1-2) dan para hamba-hamba-Nya menyampaikannya secara lisan dan sesudah itu Allah menyuruh menuliskannya dalam sebuah kitab. Sebab itu dalam setiap kitab para nabi mendahului tulisannya "Berfirmanlah Tuhan ....." dan di akhiri dengan "demikianlah firman Tuhan".
Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran (2Tim 3:16).
Nabi Yesaya menulis "Beginilah firman TUHAN, Penebusmu, Yang Mahakudus, Allah Israel: "Akulah TUHAN, Allahmu, yang mengajar engkau tentang apa yang memberi faedah, yang menuntun engkau di jalan yang harus kautempuh. 18 Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti, (Yes 48:17-18).
Raja Yosafat mengatakan, "Keesokan harinya pagi-pagi mereka maju menuju padang gurun Tekoa. Ketika mereka hendak berangkat, berdirilah Yosafat, dan berkata: "Dengar, hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh! Percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil!" (2 Taw 20:20)
Firman Tuhan harus direnungkan siang dan malam dan selalu diperkatan. Inilah yang menjadi kunci kemenangan dan keberhasilan setiap HT dan anak-anak Tuhan.
Penyampaian firman Tuhan juga harus disampaikan secara berulan-ulang.
Musa menuliskan demikian "Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, 7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun" (Ul 6:6-7).
Daud, menulis hal yang sama (Maz 1:1-6).
Nabi Amos menulis "Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi. Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan ALLAH telah berfirman, siapakah yang tidak bernubuat?" (Amos 3:7-8).
Yeremia bernubuat sejak dia dipanggil Tuhan bahkan sampai akhir hidupnya dia tak henti-hentinya menyampaikan firman Allah dan secara khusus dia terus-menerus memperingatkan raja-raja Yehuda dan penduduk Yerusalem, selama dua puluh tiga tahun, agar mereka berbalik kepada Allah (Yer 25:3).
Rasul Petrus, menuliskan "Aku menganggap sebagai kewajibanku untuk tetap mengingatkan kamu akan semuanya itu selama aku belum menanggalkan kemah tubuhku ini" (2 Pet 1:13).
Demikianlah tugas seorang HT dan anak-anak Tuhan, yang pada intinya bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi setiap firman yang keluar dari mulut Allah (Mat 4:4).
Terkhir perhatikanlah perkataan Yesus, "Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya. 8 Dalam hal inilah Bapa-Ku dipermuliakan, yaitu jika kamu berbuah banyak dan dengan demikian kamu adalah murid-murid-Ku." (Yoh 15:7-8). Amin
Selamat beraktivitas Tuhan Yesus memberkati kita sekalian, Shalom, IMANUEL